SUMBANGAN BUKU DARI BP. ALINURDIN, C. HARSINA YOGYAKARTA, DAN EL-FATA SOLO

Oleh Renhard Renn

 

Sebagai lembaga masyarakat yang didirikan dari, oleh dan untuk masyarakat. Salah satu pilar pokok Rumah Dunia adalah masyarakat itu sendiri. Dari kesadaran dan kepedulian mereka untuk saling membantu dan berbagi inilah Rumah Dunia dibangun dan berdiri tegak hingga kini. Bantuan yang datang ini bisa bermacam-macam. Bagi yang mempunyai kelebihan harta, mereka bisa membantu dengan hartanya. Atau bisa juga dengan tenaga atau pikirannya. Kesemua factor inilah yang telah membangun Rumah Dunia hingga bentuknya yang sekarang ini.

 

Sabtu (9/7) kemarin, Ali Nurdin, Dekan FSIP seusai diskusi yang digelar di Radar Banten bersama teman-temannya datang berkunjung ke Rumah Dunia dan menyumbangkan buku-buku miliknya. Angka yang beliau sumbangkan cukup fantastis; 105 buku! Berupa buku-buku sastra karya para penulis dunia dan juga buku-buku umum lainnya. Beberapa hari kemudian, bersamaan dengan Akhirussanah Jendral Kecil (Sabtu 16/7) datang tamu dari Yogyakarta yang juga ikut menyumbangkan buku sejumlah tujuh buah. Lalu, sehari setelahnya, Minggu (17/7) Gola Gong beserta keluarga yang pergi ke Solo menjenguk mertuanya yang sedang sakit. Mereka kemudian pulang pada hari Jum’at (22/7) dengan membawa satu dus buku sumbangan dari El-Fata Solo. Jumlahnya mencapai 57 buah buku. Berupa majalah el-Fata dan Nikah serta beberapa buku sastra. Sumbangan buku yang berjumlah total 169 buah buku ini akan menambah kelengkapan Perpustakaan Surosowan Rumah Dunia.

 

Tentu saja semua sumbangan ini kami terima dengan sebaik-baiknya. Memang inilah harapan kami. Sebagai lembaga masyarakat yang berupaya menumbuhkan budaya literasi masyarakat, tentu tak mungkin semua bisa berjalan tanpa bantuan dari masyarakat itu sendiri. Lewat sosok-sosok tulus dan pencinta kemajuan seperti inilah kami tetap bisa berdiri memberikan sumbangsih pada kemajuan bangsa. Dan kami harap bantuan dan sumbangan ini tidak hanya hari ini saja. Tetapi akan terus berkelanjutan sebagaimana perjuangan mencerdaskan masyarakat yang tak kenal kata berhenti. Terimakasih kepada para penyumbang. Semoga amal perbuatan Saudara diterma di sisi-Nya. Amin.

Leave a Reply